Ada sepasang suami istri bertengkar hebat sehingga suara pertengkaran mereka sampai pada telinga para tetangga. Sang suami merasa istrinya tidak taat padanya sesuai dengan ajaran agama yang mengajarkan bahwa seorang istri harus taat patuh pada suami. Demikian pula sang istri mengatakan bahwa seorang suami harus membimbing atau mendidik istrinya seperti kewajiban yang ditekankan oleh agama dalam membina rumah tangga. (baca juga hak suami-istri di disini)
Tidak ada yang salah pada kedua ajaran tersebut. Hanya aturan pakainya saja yang keliru. Namun akibat salah aturan pakai, sang suami selalu marah pada istrinya karena tidak patuh dan sang istri marah karena suami tidak becus membimbingnya sehingga dia tidak patuh dengan suami. Pada akhirnya keduanya malah lupa akan kewajibannya sebagai suami-istri. Masing-masing bertahan dengan haknya. Seharusnya suami menggunakan ajaran yang dipegang istrinya dan istri menggunakan ajaran yang dipegang suaminya. Suami memberikan bimbingan dan istri taat pada suami. Bukannya menggunakan hak masing-masing sebelum menjalankan kewajibannya. Jika kewajiban sudah dijalankan maka secara otomatis suami-istri itu akan mendapatkan haknya tanpa menuntut pihak lain.
Begitu pula yang terjadi pada pembahasan tentang Bank Century. Bagaimana tidak berdebat bila dalam pemikiran anggota dewan yang memiliki pendidikan tinggi dan pakar dalam bidang ekonomi dan hukum bisa ada dua kesimpulan yang berbeda. Sang suami menganggap istrinya bersalah dan istri menganggap dirinya benar dan suaminya yang salah. Sampai kapan perdebatan akan dapat diselesaikan jika masing-masing tidak mau menerima hasil yang didapat oleh pihak lain. Pada ujungnya, istri minta cerai pada suami. Dan yang menjadi korban adalah anak-anak dan keluarganya.
Untuk suami-istri, para blogger, guru, profesional, dan semua umat beragama, ingatlah ajaran tentang:
Janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya Asy-Syu’araa’ (26) : 183
Apakah perlu obat diatas bagi anda dalam membina hubungan harmonis???



klo sudah minum obat buat pendewasaan diri, bereslah semua urusan ya mas
[Reply]
menurut saya saling menghargai, menghormati adalah salah satu hal yang harus ada dalam membina sebuah hubungan
[Reply]
@bundo: biasanya kalo sudah minum obat dan “dewasa” jadi lupa segalanya. Sakit gigi aja sembuh.
[Reply]
wah seandainya kasus bank century bisa diselesaikan dengan obat…
[Reply]
kasus century sebenarnya juga bisa diselesaikan dengan obat, hanya obatnya bukanlah fisik
[Reply]
Memang sulit ya untuk jadi ‘dewasa’ butuh wktu n kesabaran.
[Reply]
jualan obat ya sekarang…..obat untuk semua penyakit, sampe obat untuk ‘dewasa’pun ada,….hik..hik..hik… ternyata ‘orang berpendidikan tinggi ‘pun perlu obat ini ya…

[Reply]
jadi sekarang para anggota dewan perlu minum obat diatas ya Mas
salam.
[Reply]
Jadi yang ampuh purwocengnya ya Pak, bukan pansusnya
[Reply]
@Pak Yus: Bapak perlu Purwoceng?
@Bundadontworry: Iya Bun!!!
@Pak Yayat: Masak satu rumah gak akur?? Berarti perlu Purwoceng kayaknya!!!!
[Reply]
wah2…
nanti aja deh saya nyobanya…..hehe
maman´s last blog ..jelajah taman2 surabaya
[Reply]
pak… email sudah saya buat untok forum borneo… maaf lambat karena maklum internetnya macet terus.. saya juga baru memesan domainnya mungkin hari kamis atau jumat baru ke bank mentransfer uangnya….
bayuputra´s last blog ..AWARD DARI MALAYSIA
[Reply]
obat adul ada pak heeee (adul meneh adul meneh)….
bayuputra´s last blog ..AWARD DARI MALAYSIA
[Reply]
Sing wedok kudu manut, sing lanang kudu bijaksana
sing lagi kawin kudu belajar sing wis pengalaman kudu berbagi… hehehe…
dulqodir´s last blog ..Desain Buku Tahunan
[Reply]
kalau semua selalu ingat akan tujuan pernikahan pasti akan adem ayem nan harmonis deh … cekcok dikit itu biasa
Astaga.com lifestyle on the net´s last blog ..Main Catur Malas Optimasi Artikel Astaga.Com
[Reply]
Obatnya manjur gak kang. Purwoceng jangan2 cuma bikin nga**** hehehehe…
ALRIS´s last blog ..Bakureh di Negeri Dhewe, Foya-Foya di Negeri Orang
[Reply]